Lakukan Dengan fikiran

Hubungan antara karakteristik ibu bersalin dengan kejadian pre-eklampsia / eklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu tahun 2010?


A.    Latar Belakang

Seperti yang tercantum dalam revisi IX dan X International Statistical Classification Of Disease  (ICD) Kematian ibu  adalah kematian seorang wanita yang terjadi selama masa kehamilan atau dalam 42 hari setelah berakhirnya kehamilan, tanpa melihat usia dan lokasi terjadinya kehamilan, oleh setiap penyebab yang berhubungan dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya, tetapi bukan oleh karena kecelakaan atau incidental (faktor kebetulan). (Jaringan Nasional Pelatihan Klinik – Kesehatan Reproduksi (JNPK – KR), 2008)

Penyebab utama terjadinya kematian ibu dapat dibagi menjadi 4 (empat) kelompok yaitu : langsung, tidak langsung, terjadi tanpa dapat diduga sebelumnya  dan tidak diketahui penyebabnya. Penyebab langsung kematian ibu yang paling umum di Indonesia adalah pre-eklampsia / eklampsia, perdarahan dan infeksi. (JNPK-KR, 2008)

Berdasarkan data WHO pada tahun 2005, bahwa setiap tahunnya wanita yang bersalin meninggal dunia mencapai lebih dari 500.000 orang. (Wiknjosastro, 2005) Sementara itu insiden eklampsia menurut WHO adalah 0,5 %. Dengan demikian dalam setiap tahunnya terdapat sekitar 700.000 penderita eklampsia dan 43.000 wanita yang mengalami kematian akibat penyakit ini. Angka kejadian        pre-eklampsia di beberapa Negara di dunia bervariasi antara 4 – 9 % dari seluruh kehamilan. (http://.Depkes.go.id)

Jika dibandingkan dengan Angka Kematian Ibu (AKI) di Negara Asia lainnya, AKI di Indonesia adalah 7,5 kali lebih besar dari AKI di Malaysia dan       10 kali lebih tinggi dari AKI Singapura,  Oleh karena itu, harus ada upaya serius untuk menekan tingginya AKI di Indonesia. (http://.Depkes.go.id)

Tujuan dari pembangunan Nasional diantaranya menurunkan angka kematian ibu hingga tiga perempat dalam kurun waktu 1990 – 2015. Keadaan saat ini angka kematian ibu terus menurun dari tahun 1991 sebesar 390 per 100.000 kelahiran hidup menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup , namun perlu upaya dan kerja keras untuk mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 mendatang. ( Bappenas, 2010)

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat,  pada tahun 2007 Angka Kematian Ibu Provinsi Jawa Barat mencapai 321 / 100.000 kelahiran hidup.  Faktor penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan sebanyak 40 – 60 %,              pre-eklampsia dan eklampsia 20 – 30 %. Dengan demikian perdarahan merupakan faktor terbesar penyebab kematian ibu, sedangkan pre-eklampsia merupakan penyumbang terbesar kematian ibu kedua setelah perdarahan. (http:// One.Indoskripsi.com)

Di beberapa rumah sakit di Indonesia ditemukan angka kejadian  pre-eklampsia berkisar antara 4,7 – 7 %. Di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ditemukan angka sebesar 7,9 – 12,3 %. Pre-eklampsia merupakan penyebab kematian ibu sebesar 30 – 40 %. Pre-eklampsia juga dapat meningkatkan kejadian prematuritas, pertumbuhan janin terhambat, trauma persalinan, persalinan operatif, penurunan tingkat kecerdasan anak dan gangguan neurologi lainnya. (http : //drakeiron.wordpress.com)

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Bidang Kesehatan Keluarga, Seksi Kesehatan Ibu, jumlah kematian ibu di Kabupaten Indramayu tahun 2009 sebanyak 70 orang meninggal dari 43.434 kelahiran hidup. Penyebab langsung dari kematian ibu diantaranya:  pre-eklampsia / eklampsia sebanyak 19 orang   (27,14 %), perdarahan sebanyak 15 orang (21,43 %),  infeksi sebanyak 5 orang  (7,14 %), dan penyebab lain sebanyak 31 orang (44,29 %). Dengan demikian                        pre-eklampsia / eklampsia adalah penyumbang terbesar kematian ibu di Kabupaten Indramayu.

Data Ruang Kebidanan tahun 2010 dari 1.930 ibu yang dirawat, 1.325 ibu melahirkan dan 285 ibu adalah dengan kasus pre-eklampsia / eklampsia (21,5 %). Dan ini merupakan kasus terbanyak dari urutan 10 (sepuluh) besar penyakit di Ruang Kebidanan. Sedangkan pada tahun 2008 jumlah ibu dengan kasus                           pre-eklampsia / eklampsia sebanyak 225 ibu dan tahun 2009  sebanyak 248 ibu. Hal ini telah terjadi kenaikan jumlah ibu dengan pre-eklampsia / eklampsia  tiap tahunnya. Untuk data jumlah ibu meninggal sebanyak 25 ibu dengan perincian kasus            pre-eklampsia / eklampsia sebanyak 12 ibu (48 %), perdarahan sebanyak 6 ibu       (24 %), infeksi sebanyak 1 ibu (4 %), abortus sebanyak 1 ibu (4 %) dan penyebab      lain-lain sebanyak 5 ibu (20 %). Dengan demikian ibu meninggal akibat               pre-eklampsia / eklampsia adalah terbesar dan menduduki rangking pertama. (Medical Record Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu, 2010)

Etiologi dari pre-eklampsia / eklampsia belum diketahui secara pasti. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pre-eklampsia / eklampsia adalah seperti faktor usia, paritas, status sosial ekonomi, predisposisi genetik, komplikasi obstetrik dan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya.(JNPK-KR, 2008)

Memperhatikan latar belakang diatas, maka peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian mengenai “Hubungan Antara Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Kejadian Pre-eklampsia / Eklampsia Di   Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu Tahun 2010”.

     

  1. B.     Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : Adakah  hubungan antara karakteristik ibu bersalin dengan  kejadian       pre-eklampsia / eklampsia di   Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu  tahun 2010?

  1. C.    Tujuan Penelitian
    1. 1.                              Tujuan Umum

Diketahuinya hubungan antara karakteristik ibu bersalin dengan  kejadian       pre-eklampsia / eklampsia di  Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu Tahun 2010.

  1. 2.      Tujuan Khusus
  2. Diketahuinya gambaran distribusi proporsi pre-eklampsia / eklampsia di   Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu tahun 2010.
  3. Diketahuinya gambaran umur ibu bersalin dengan  kejadian                       pre-eklampsia / eklampsia di   Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu tahun 2010.
  4. Diketahuinya gambaran paritas ibu bersalin dengan  kejadian                      pre-eklampsia / eklampsia di   Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu tahun 2010.
  5. Diketahuinya hubungan antara karakteristik ibu bersalin dengan  kejadian pre-eklampsia / eklampsia di   Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu tahun 2010.
  1. D.    Manfaat Penelitian
    1. 1.      Manfaat  teoritis

Dengan penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan dapat bermanfaat dalam pengembangan konsep-konsep yang diarahkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kebidanan agar dapat memunculkan gagasan-gagasan baru dalam perkembangan Standar Pelayanan Kebidanan. Bagi peneliti juga dapat lebih mengembangkan ilmu yang diperoleh khususnya tentang pre-eklampsia / eklampsia sehingga dapat meningkatkan kompetensi yang telah didapat selama perkuliahan.

  1. 2.      Manfaat praktis

Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan arah kebijakan dalam penentuan suatu peraturan guna memperbaiki sistem agar lebih meningkatkan keterampilan petugas medis dalam menangani  kasus pre-eklampsia / eklampsia, serta dapat menjadi acuan untuk lebih meningkatkan kualitas dalam prosedur penanganan pre-eklampsia/eklampsia yang selama ini sudah terselenggara sesuai prosedur yang ditetapkan di    Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu

  1. E.     Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara  karakteristik  ibu bersalin dengan  kejadian pre-eklampsia  / eklampsia, meliputi umur dan paritas ibu bersalin yang mengalami pre-eklampsia / eklampsia tahun 2010 dengan jumlah sampel 1.325 ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu yang akan dilaksanakan  sejak bulan Februari 2011 sampai dengan bulan Maret 2011. Hal ini dilakukan karena masih tingginya angka kejadian pre-eklampsia / eklampsia  yang tiap tahunnya mengalami kenaikan jumlah penderita. Desain penelitian adalah  analitik, dengan  pendekatan cross sectional.

By: Bd. Eka, S.ST

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s